Blogger Friends



This one for my Big Bro.

Sorry For late to Say. "Happy Birthday Again Mr.Denny Sitorus Torus"


This one from Gogo. :)
READMORE
 

Sebelaspertigapuluh


the deceased person i wished to meet.

setiap kali saya melihat foto keluarga saya serasa ada hal yang kurang.
kamu kak, Gabriel,orang yang tidak pernah saya temui sejak lahir.
saya hanya bisa dengar dari ibu saya.
kalau kamu meninggal sewaktu masih bayi.
ibu saya pernah bilang pada saya sewaktu saya masih kecil,
"Ibu menamainya Gabriel karena malaikat mengambilnya sewaktu masih kecil, tuhan terlalu sayang kepadanya, jadi dia dipanggil dalam usia yang masih muda"

kak, jika saya bisa bertemu kamu sekarang.
betapa saya berharap bisa dibelikan sepatu atau jam tangan baru.
bermain bola sepak atau bulutangkis di belakang rumah.
bercukur bersama.
kejar-kejaran di dalam rumah.
saling cerita tentang tipe wanita idaman kita.
seharusnya kamu 2 tahun lebih tua dari saya sekarang.
untuk berbagi kebahagiaan bersama saya.
seharusnya kamu disini kak, untuk bersama saya sewaktu saya patah hati pertama kali,
sewaktu saya wisuda, saat suatu saat saya menikah.

jika saya bertemu kamu di surga
seperti apa wajahmu?
jika saya punya kesempatan bertemu kamu?
bolehkah aku mengambil gambar kamu untuk saya beri ke ibu saya?
...

bolehkah saya memeluk kamu kak?
READMORE
 

Paramore-You Are The Only Exception- Lyrics

When I was younger I saw my daddy cry
and curse at the wind.
He broke his own heart and I watched
as he tried to reassemble it.

And my momma swore
that she would never let herself forget.
And that was the day that I promised
I'd never sing of love if it does not exist.

But darling,
You are the only exception.
You are the only exception.
You are the only exception.
You are the only exception.

Maybe I know somewhere
deep in my soul
that love never lasts.
And we've got to find other ways
to make it alone.
Or keep a straight face.
And I've always lived like this
keeping a comfortable distance.
And up until now I've sworn to myself
that I'm content with loneliness.

Because none of it was ever worth the risk.

Well you are the only exception.
You are the only exception.
You are the only exception.
You are the only exception.
You are the only exception.

I've got a tight grip on reality,
but I can't let go of what's in front of me here.
I know you're leaving in the morning
when you wake up.
Leave me with some kind of proof it's not a dream.

You are the only exception. [x4]

You are the only exception. [x4]

And I'm on my way to believing.
Oh, and I'm on my way to believing.


NB: actually i don't like Paramore's song. but this is so cool.
suit me much.
READMORE
 

Orang Terakhir yang Ditunggu




Saya mengayun kedua tangan dan kaki seirama dengan roda waktu, seolah saya diciptakan sebagai makhluk air bernama penyu bermata sayu.
Ketika ia telah jauh mendahului saya, tiba-tiba saya berhenti.
Sesuatu yang hilang seperti menyeret saya ke belakang serupa jalinan memento, membuat penasaran akan rasanya jatuh cinta lagi.
Semakin penasaran karena degup jantung tak juga menemukan titik pemberhentian.
Saya tak berkedip hingga tiga puluh detik pertama, menanti.
Setelahnya menutup masing-masing kelopak mata perlahan, masih menanti.
Saya segera mengerti bagaimana rasanya berada di tengah palung menuju alam bawah sadar.
Saya melihat dia, sosok perempuan yang begitu sederhana, dengan senyum yang polos, ya, senyum yang tidak seperti orang kebanyakan.
Dengan pita kuning dan langkah riang, dia berjalan melewati saya.
Gadis berponi paling lucu yang pernah saya temui dalam hidup saya,
Saya bertanya-tanya, kenapa saya belum pernah melihat dia sebelumnya.
Meminta nomor teleponnya kepada salah satu temannya, berharap diberi.
Waktu berlalu. Tak kunjung sms itu tiba.
Saya resah. Saya bimbang. Sempat berpikir kenalan langsung. Saya malu. Seakan saya dibuat jantungan.
Saya pikir lebih baik saya tidur.
Saya tidur. Seperti biasa saya mematikan telepon genggam ketika berangkat tidur.
Pagi harinya, saya menyalakan handphone saya, ada 3 sms masuk.
Sms pertama dari teman saya, menannyakan due date cerita yang saya harus buat.
Sms kedua dari ibu saya di kampung, menannyakan kabar saya.
Sms ketiga dari teman saya, dan dia memberi nomor telepon gadis itu.
Woah, saya beranjak dari tempat tidur saya.
Memeluk teman-teman saya di kos saya tanpa sebab saking senangnya, keluar rumah dengan riang.
Langkah kaki saya serasa ringan.
Siangnya saya memberi pesan singkat kepadanya.
Pura-pura menanyakan tentang tugas mata kuliah saya yang kebetulan membutuhkan bantuan angkatan bawah.

Janjian ketemu untuk memberi tugas,
Janjian jam sepuluh.
Memastikan cukup tampan baginya.
Mandi, pake parfum mahal, memastikan tidak ada sisa makanan yang nyelip di gigi. Berusaha tampil sempurna.
Jam sepuluh kurang seperempat saya sudah disana
Menunggu dia datang.
Melihat jam berulang kali.
Dia tidak datang.
Dia tidak datang.
Saya pulang, membawa ruang harapan saya yang kembali lengang.
Hingga pada akhirnya saya kumpulkan keberanian untuk bertanya kenapa dia tidak datang.
Lupa, dia ada kuliah katanya.

saya pulang dengan sedikit kecewa.sampai sekarang saya masih menunggunya.
bukan lagi untuk menjadi bagian hidup saya.
bukan untuk menjadi seseorang yang spesial bagi dia.
Ah, saya lupa, tidak mungkin lagi.

dia orang terakhir yang saya tunggu.
Vherlly Surjaatmadja.
I love you so much.
READMORE
 
Advertise adf.ly - shorten links and earn money!

Related Websites

Banner Sahabat

Ingin Banner kamu dipasang seperti mereka? Comment and Put me in Your Blogroll. ihsan's blog Photobucket Yenlys Blog chiklet http://blogiemoney.blogspot.com